Rabu, 08 Februari 2012

Belajar dari 2D

Hari ini, saya iseng mulai baca Bakuman dan baru coba baca 1 chapter. Yah meskipun baru baca 1 chapter, akan tetapi saya menemukan beberapa hal yang menarik perhatian saya di chapter ini.
Pertama, karakter wanitanya yang bernama Azuki Miho, cantik juga. Ups.. Tapi bukan hal ini yang ingin saya ceritakan. Saya akan lebih fokus tentang kisah tentang pamannya Mashiro (si tokoh utama). Di situ diceritakan si paman menyukai seorang gadis saat masih smp dan terus melakukan komunikasi lewat surat hingga dia sudah jadi mangaka. Saat manga sang paman sudah cukup sukses, sang paman berniat menikahi teman gadisnya dulu, tapi diurungkan niatnya dikarenakan si paman merasa tidak pantas. Temannya tersebut sudah menduduki kedudukan penting di suatu perusahaan. Niat tersebut akhirnya direalisasikan setelah manga buatannya diadaptasi ke anime. Namun sayangnya, temannya sudah menikah dengan orang lain. Cukup tragis.
Dari hal ini saya jadi kepikiran dengan kehidupan nyata saya. Bagaimana nanti kalo orang yang akan saya lamar (sementara belum ada) prestasinya jauh di atas saya? Yah setidaknya hal ini (seharusnya) jadi salah satu yang dapat dijadikan motivasi untuk meningkatkan kualitas diri. Apalagi IP dan IPK saya belum juga membaik.
Satu hal lagi, kata-kata Mashiro tentang masa depan yang membosankan, mengikuti arus, cukup membuat saya termenung. Kalo dipikir-pikir iya juga sih. Kuliah, lulus, cari kerja. Satu lagi motivasi. Kali ini menuntut agar saya berpikir lebih kreatif dan out of the box untuk ke depannya.

okok Semangat !! Mungkin untuk menjelang awal-awal semester ini semangat masih tinggi. Apalagi setelah disuguhi IP yang seperti itu. Yah semoga semangat saya ini bisa awet.

sedikit screenshot Bakuman bagi yang belum baca:

Kalo yang mau baca online: ke sini aja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar